
=======II=======
Gadis itu menolak sepedanya dengan santai, rambut panjangnya yang berwarna hitam, begerak-gerak tertiup angin, tidak diikat. Aku tau ayahnya mencoba menjaganya, karena itu dia menyupiri dengan sangat lamban, mengikuti Putrinya. Dan lalu di persimpangan jalan gadis itu tiba-tiba menghilang. Han Ajeossi,, begitulah aku memanggilnya sekarang, menoleh kesana kemari mencari jejak putrinya.
Hingga sampai di gerbang sekolahpun Han Ajeossi pun belum menemukanya. Aku turun, teman-temanku seperti biasa menyambut di Lobi sekolah. Saling member salam dan tepukan seperti biasa, ketika aku melihat rambut hitamnya berkibar-kibar, aku menoleh ke arah Han Ajeossi, dia juga sudah melihatnya, wajahnya tersenyum.
Yuna, menolak sepedanya kencang, entah bagaimana tidak menabrak siapapun padahal jalanan sekolah sedang ramainya. Saat matanya melihat ayahnya yg tersenyum dia langsung melewatinya begitu saja,tanpa tersenyum, membuat ayahnya syok seketika. “Eish.. anak itu benar-benar…”
Tapi belum jauh Yuna sudah berbalik, mendekati Appanya. Dengan wajah sedikit malu, dan kikuk Yuna bertanya. “Dimana—aku harus memarkirkan sepedaku?”, ternyata dia berbalik karena tidak tau dimana harus menaruh sepedanya, membuat Seung Ho terkikik sembunyi-sembunyi. Setelah diberitahu Ayahnya dan kemudian menaruh sepedanya, Yuna kembali, berlari melewati ayahnya, lagi. Dia berkata “Aku bisa mengurusi administrasi sediri” tanpa berhenti di dekat ayahnya.
Seung Ho melihat Yuna menghilang, Han Ajeossi hanya mendesah lalu masuk kemobil, setelah sebelumnya berpesan pada Seung Ho kalau dia akan berjaga diluar. Hal itu membuat Seung Ho sebal.
Bukannya apa-apa, ayahnya terlalu berlebihan. Dia tau ayahnya menjadi overprotective sejak kejadian-kejadian buruk yang menimpanya akhir-akhir ini, dari kehilangan Laptopnya, kepala nyaris bocor tertimpa pot, diserempet motor hingga yang terakhir rem mobilnya jebol dan dia nyaris tertabrak truk tronton, kalau saja dia ngebut. Tapi dia tidak ngebut, jalannya pelan dan dia hanya menabrak tiang. Laptop hilang tidak masalah, hanya saja beberapa data didalamnya sangat penting baginya. Lain lagi masalah pot jatuh atau diserempet itu hanya kesialan belaka baginya. Tapi tidak bagi ayahnya, Ayahnya langsung menghubungi temannya yang baru saja berduka atas kehilangan istrinya, memintanya ke Korea untuk menjadi Bodyguardnya.
Banyak orang bersedia menjadi bodyguardnya bahkan dia sudah punya banyak, tapi kenapa harus memanggil dia? Seung Ho bukannya tidak suka pada Han Ajeossi, dia hanya sedikit heran. Kalau memang ada yang berniat jahat padanya, bukankah itu sudah biasa?
Siapa yang tidak kenal Kim Seung Ho? Pewaris tunggal Kim Interprise, yang merajai seluruh bisnis di Asia yang sekarang mulai merambah ke Eropa. Pria dengan kekayaan yang bahkan melebihi Pangeran Korea. Dia sudah sering di culik sejak kecil, karena itu dia belajar bela diri dan dia sudah sangat jago sekarang. Piala-piala diruang tamu keluarganya menjadi bukti, yang sudah sering kali dibangga-banggakan ibunya.
Jadi kenapa harus memanggil Han Ajeossi? Apa kelebihannya dibandingkan dengan Bodyguard-bodyguardnya yang lain?
=======II=======
